8 Daerah di Jabar Turun Level, Dari Zona Biru ke Zona Kuning

Berita Lainnya

Konflik PERSIB dan 36 PS Memanas, Ini Tanggapan Eko Maung

BANDUNG, infobdg.com - Konflik antara 36 Persatuan Sepak Bola (PS) dengan PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) kini tengah mencuat ke publik. 36 PS disebut...

Taste Test: Pertarungan Minuman Boba x Donat Kampung

BANDUNG, infobdg.com - Masih ingat lagu Joshua Suherman yang liriknya, "Bulet-bulet bolong tengahe, namanya kue donat"? Yap, sesuai lirik lagu anak-anak itu, kali ini...

Sambut Hari Jadi Ke 72, Polwan Jabar Gelar Donor Darah Bersama PMI Kota Bandung

BANDUNG, infobdg.com - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-72, Polwan Polda Jabar bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI Kota Bandung, melaksanakan bakti...

[BGST] Bandung Ghost Story : Pengalaman Arini Bertemu “Gadis” Bernama Samantha

BANDUNG, infobdg.com - Salah satu mimin infobdg, Arini, memiliki banyak pengalaman yang berkaitan dengan dunia mistis baik di sekitar rumah dan juga di sekolahnya. Beberapa...

BANDUNG, infobdg.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkam level kewaspadaan hasil kajian Gugus Tugas Provinsi Jawa Barat per 3 Juli 2020.

Terdapat satu daerah Zona Hijau (level 1), 10 daerah Zona Biru (level 2), dan 16 daerah Zona Kuning (Level 3).

“Ini menunjukkan, kita tidak bisa berleha-leha, diam. Semua harus tingkatkan kewaspadaan, karena Covid-19 ini panjang urusannya,” kata Kang Emil, sapaan akrabnya, dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (3/7).

Satu daerah yang masuk zona hijau yakni Kota Sukabumi. Sedangkan, daerah yang tetap berada di zona biru adalah Kabupaten Cianjur, Kuningan, Majalengka, Purwakarta, Sumedang, Tasikmalaya, Kota Banjar, dan Kota Tasikmalaya. Sementara daerah dari zona kuning ke zona biru, yaitu Kabupaten Sukabumi dan Kota Bandung.

Disayangkan, ada delapan daerah yang turun dari zona biru ke zona kuning, diantaranya adalah Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Ciamis, Cirebon, Pangandaran, Subang, Kota Cimahi, dan Kota Cirebon. Delapan daerah lain yang berada di zona kuning, yakni Kabupaten Bekasi, Bogor, Garut, Indramayu, Karawang, Kota Bekasi, Bogor, dan Depok.

Hal ini membuat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar memberi rapor kinerja gugus tugas kabupaten/kota dalam penanganan Covid-19 agar dapat memotivasi gugus tugas kabupaten/kota untuk meningkatkan kinerjanya.

Menurut Emil, kinerja gugus tugas kabupaten/kota sangat penting dalam penanganan Covid-19. Pun demikian, dengan koordinasi gugus tugas kabupaten/kota dengan provinsi.

“Kami melakukan rapor pada kabupaten/kota soal kinerja gugus tugas. Jadi, jangan hanya dilihat berapa kasus positifnya, naik turunnya ODP-PDP, dan sebagainya, tapi juga kinerja tim karena kami ingin jadi provinsi yang sangat kompak, baik gugus tugas provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Emil.

Terdapat enam kriteria yang menjadi indikator penilaian rapor kinerja, yakni aspek pencegahan, deteksi, manajemen fasilitas kesehatan dan pemakaman, jaring pengaman sosial, operasi lapangan dan penegakan aturan, serta tata kelola dan kelembagaan.

Adapun penilaian awal di masing-masing kriteria menghasilkan tiga besar gugus tugas kabupaten/kota dengan nilai tertinggi, antara lain:
1. Aspek Pencegahan: (1) Kota Bandung, (2) Kota Sukabumi, (3) Kabupaten Bogor,
2. Aspek Deteksi: (1) Kota Bandung, (2) Kota Bekasi, (3) Kabupaten Bogor,
3. Manajemen fasilitas kesehatan dan pemakaman: (1) Kota Bogor, (2) Kota Bekasi, (3) Kabupaten Sumedang
4. Jaring Pengaman Sosial: (1) Kota Sumedang, (2) Kota Depok, (3) Kota Sukabumi
5. Operasi lapangan dan penegakan aturan: (1) Kota Bandung, (2) Kota Bogor, (3) Kota Tasikmalaya
6. Tata kelola dan kelembagaan: (1) Kabupaten Bogor, (2) Kota Bandung, (3) Kota Bekasi

Emil mengatakan, pihaknya masih mengevaluasi hasil rapor. Saat ini, gugus tugas Jabar memberikan tiga kategori hasil rapor, yaitu kinerja tinggi, kinerja sedang, dan kinerja rendah.

“Lain-lain sedang kami evaluasi. Kami bikin tiga kategori, kinerja tinggi, sedang, rendah. Mayoritas belum masuk kategori tinggi,” ucap Emil.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...