BANDUNG, infobdg.com – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Gedebage masih menjadi salah satu stadion di Kota Bandung yang menjadi perhatian masyarakat.

Foto: Humas Kota Bandung

Seperti yang diketahui, sudah lebih dari setahun Stadion GBLA tak lagi digunakan untuk aktivitas olah raga. Selama itu pun, banyak warga yang menuntut dan mendukung agar stadion kebanggaan Kota Bandung bisa digunakan kembali. Berbagai komunitas mengaku siap mendukung Pemkot Bandung agar GBLA bisa segera aktif, khususnya untuk kepentingan olahraga sepak bola.

Salah satu komunitas yang siap mendukung yaitu GBLA Lovers. Penasehat GBLA Lovers, Aristomuhaji menyatakan, pihaknya mendukung semua pihak agar bisa menyetujui penggunaan stadion GBLA karena menurutnya kondisi bangunan masih memiliki kelaikan guna.

“Bagi mereka yang menyatakan bahwa GBLA itu tidak aman mungkin harus dipertanyakan,” tuturnya, di Balai Kota Bandung, Sabtu (11/1).

Sebelumnya, Pemkot Bandung telah memaparkan berbagai langkah dalam mengupayakan aktivasi dan pemanfaatan GBLA. Berbagai hasil kajian dari para ahli tentang kelaikan GBLA telah dikantongi, termasuk dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang menyatakan bahwa GBLA aman untuk digunakan. Aris pun sepakat untuk segera menuntaskan persoalan GBLA.

Menurut Aris, penurunan tanah yang dikhawatirkan selama ini oleh beberapa pihak memanglah kondisi yang sudah diantisipasi. Aris menegaskan, hal tersebut tidak akan mengganggu struktur utama bangunan.

“Sekarang sudah jelas surat dari Kementerian PUPR yang menyatakan bahwa stadion itu layak digunakan. Makanya yang jadi masalah itu memang ada penurunan selama 15 tahun, pasti akan terjadi penurunan tanah di luar struktur utama,” bebernya.

Foto: Humas Kota Bandung

Ia yakin Stadion GBLA bisa aktif, selama masyarakat punya keberanian untuk menggunakannya. Ia pun meyakinkan kelaikan bangunan karena telah dilakukan uji ilmiah.

Wakil Wali Kota Bandung sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh GBLA Lovers. Ia memastikan, langkahnya sejalan dengan komunitas yang terus mengawal aktivitas GBLA itu.

“Kami sudah siap dengan segala prosesnya. Bahkan untuk kerja sama pemanfaatan dengan pihak ketiga sudah akan kami fasilitasi. Namun kami tidak ingin ada cacat aturan dalam prosesnya. Saat ini, bolanya bukan di kami. Tetap prosedur administratif harus ditempuh,” tandas Yana.

Saat ini pun, pihaknya tengah menunggu langkah dari PT. Adhi Karya dan kepolisian untuk mengeluarkan berkas untuk mengaktivasi GBLA.

“Kita semua menunggu,” tutup Yana, yang juga menjabat sebagai Ketua Askot PSSI Bandung.