BANDUNG, INFOBDG.com – ASUS memperkenalkan ASUS ExpertBook Ultra (B9406CAA) sebagai laptop bisnis flagship yang dirancang untuk menjawab kebutuhan profesional dan perusahaan di era kecerdasan buatan (AI).
Acara Laptop ini menggabungkan performa komputasi tinggi, kemampuan AI on-device, layar Tandem OLED, desain ringan, serta fitur keamanan kelas enterprise. ASUS menyebut ExpertBook Ultra sebagai “The Flagship of the Industry” untuk kategori laptop bisnis.
Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, mengatakan ExpertBook Ultra hadir dengan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H yang dipadukan dengan Neural Processing Unit (NPU) berkemampuan hingga 50 TOPS.
“Sebagai fondasi era baru Copilot+ PC, ASUS ExpertBook Ultra mengandalkan prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H generasi terbaru yang dipadukan dengan Neural Processing Unit atau NPU yang mampu menghasilkan performa hingga 50 Trillion Operations Per Second (TOPS),” ujar Eric.
Menurut ASUS, kemampuan tersebut dirancang untuk menangani kebutuhan multitasking korporat, mulai dari rapat daring, pengolahan data dalam jumlah besar, hingga pengerjaan presentasi secara bersamaan.
ASUS juga membekali ExpertBook Ultra dengan fitur ASUS AI ExpertMeet. Pemrosesan transkripsi, penerjemahan bahasa, serta optimasi kamera web dapat dilakukan melalui NPU secara langsung di perangkat.
Selain itu, terdapat Zenni Claw yang memungkinkan penggunaan agentic AI secara lokal maupun cloud dengan menghubungkan berbagai tools berbasis Anthropic, OpenAI, maupun Google Gemini.
Layar Tandem OLED 1.400 Nits
Salah satu fitur yang menjadi perhatian ASUS adalah layar Tandem OLED 14 inci dengan resolusi 3K (2.880 x 1.800), refresh rate hingga 120Hz, serta tingkat kecerahan puncak mencapai 1.400 nits.
Teknologi tersebut diklaim mampu memberikan visibilitas yang lebih baik ketika laptop digunakan di luar ruangan, termasuk saat pengguna melakukan presentasi di area terbuka atau lokasi dengan paparan cahaya matahari tinggi.
Berdasarkan spesifikasi yang tercantum dalam siaran pers, panel Tandem OLED juga mendukung 100 persen DCI-P3, Delta-E kurang dari 1, serta VESA DisplayHDR True Black 1000. Struktur dua lapisnya diklaim mampu meningkatkan kecerahan sekaligus mengurangi konsumsi daya dan risiko burn-in dibandingkan OLED konvensional.
Bobot Mulai 0,99 Kg
Untuk menunjang mobilitas profesional, ASUS ExpertBook Ultra menggunakan sasis magnesium-aluminium dan memiliki ketebalan sekitar 1,09 cm.
Bobotnya berbeda berdasarkan konfigurasi layar. Versi POLED memiliki bobot sekitar 0,99 kg, sementara versi Tandem OLED berbobot 1,09 kg.
ASUS juga menyebut laptop ini telah memenuhi standar MIL-STD-810H dan menjalani berbagai pengujian durabilitas. Dalam siaran persnya, ExpertBook Ultra disebut mampu menghadapi tekanan hingga 100 kg dalam skenario tertentu.
Keamanan untuk Data Perusahaan
Selain performa, aspek keamanan menjadi salah satu fokus utama ExpertBook Ultra.
Laptop ini dilengkapi sistem ASUS ExpertGuardian dan berbagai fitur keamanan enterprise, termasuk ASUS Security Processor, dual self-healing BIOS ROM, TPM 2.0, Microsoft Pluton, sensor sidik jari, Windows Hello IR, physical webcam shield, serta chassis intrusion alert.
ASUS juga menyebut sistem proteksi tersebut dirancang untuk menjaga data perusahaan bahkan dalam kondisi SSD dilepas dari perangkat dan dipasang pada laptop lain.
Spesifikasi Kelas Workstation
Untuk urusan performa, ASUS ExpertBook Ultra tersedia dengan prosesor hingga Intel Core Ultra X9-388H, NPU 50 TOPS dan total platform hingga 180 TOPS.
Kapasitas RAM tersedia hingga 64 GB LPDDR5x 9600 MT/s, sedangkan penyimpanan internal dapat dikonfigurasi hingga 2 TB M.2 PCIe Gen 5.0 x4 NVMe. Untuk grafis, laptop ini menggunakan GPU terintegrasi hingga Intel Arc B390 dengan 12 Xe Cores.
Untuk konektivitas, perangkat menyediakan dua port Thunderbolt 4, dua USB-A 3.2 Gen 2, HDMI 2.1, serta jack audio 3,5 mm. Konektivitas nirkabelnya mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0.
Sementara untuk daya tahan, ASUS membekali ExpertBook Ultra dengan baterai 70 Wh yang diklaim mampu memberikan daya tahan hingga 26 jam, serta mendukung pengisian hingga 50 persen dalam 30 menit.
Dengan kombinasi performa AI on-device, layar Tandem OLED, desain ultra-portabel, serta keamanan enterprise, ASUS memosisikan ExpertBook Ultra sebagai perangkat untuk profesional dan pemimpin perusahaan yang membutuhkan laptop berperforma tinggi tanpa mengesampingkan mobilitas dan perlindungan data.
Said Dahda, Technical PR ASUS Bisnis Indonesia mengatakan bahwa ASUS ExportBook bukan hanya cocok untuk para pebisnis dan profesional, namun dapat juga digunakan oleh kreator konten yang mengidamkan Laptop untuk mobilitas yang tinggi.
“Laptop ini secara kemampuan sangat verisitile, powerfull, fungsiional dan stylish”, ujar Said.
Said juga menambahkan bahwa laptop ini punya keamanan yang tinggi sehingga data-data yang disimpan didalam on-device AI AsusExpertBook Ultra.
“Dibawa entrepreneur datanya aman, dipakai content creator untuk editing cepat. ini yang membuat laptop ini menjadi laptop The Flagship of the Industry dari lini ASUS Bisnis Indonesia.

