Dedi Mulyadi Umumkan Sayembara Rp50 Juta untuk Warga yang Berhasil Lumpuhkan Begal dan Rampok
BANDUNG, INFOBDG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara berhadiah Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi masyarakat yang berhasil membantu melumpuhkan pelaku kejahatan seperti begal, jambret, copet, maling, hingga perampok, lalu menyerahkannya kepada aparat kepolisian dalam keadaan hidup.
Kebijakan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah meningkatnya potensi tindak kriminal.
Dedi mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, termasuk Polda Jawa Barat dan Polda Metro Jaya, untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai aksi kejahatan.
“Kita terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, khususnya Polda Jabar, dan kita juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat,” kata Dedi, dilansir dari kumparan.com.
Ia juga meminta seluruh unsur pengamanan meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari. Menurutnya, mobil patroli harus terus beroperasi dan menyalakan lampu rotator sebagai bentuk kehadiran aparat di lapangan.
“Mobil patroli harus siaga dalam setiap malam, lampu tanda bahayanya harus terus menyala,” ujarnya.
Tak hanya kepolisian, Dedi turut menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) agar bersiaga di titik-titik strategis untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan keamanan.
“Satpol PP, Damkar siaga di titik-titik strategik untuk mengantisipasi berbagai segala kemungkinan dalam setiap waktu,” katanya.
Selain memperkuat pengamanan dari unsur pemerintah, Dedi juga mengajak masyarakat kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai bentuk gotong royong menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
“Warga bersiskamling, menjaga diri dan dijaga diri. Ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong royong,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi menegaskan bahwa hadiah sayembara hanya diberikan kepada warga yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup agar tetap dapat diproses sesuai hukum.
“Saya memberikan sayembara pada seluruh warga Jabar, yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok, kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta. Yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Dedi mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk tetap waspada dan berani menghadapi aksi kriminalitas dengan tetap bekerja sama bersama aparat penegak hukum.
“Saya ucapkan terima kasih. Mari kita bersama, waspada, berani. Kita lawan berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat,” pungkasnya.

