BANDUNG, infobdg.com – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) bersama Disperindag Jawa Barat akan menyelenggarakan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2019 pada 25-27 Oktober mendatang, di sekitar kawasan Gedung Sate, Kota Bandung.

Koordinator Kreatif Dekranasda Jabar, M. Irfan membeberkan, perhelatan PKJB tahun ini merangkul produk-produk dari berbagai Usaha Kecil Menengah (UKM) dari 27 kab/kota se-Jawa Barat dan akan diperkenalkan kepada masyarakat melalui pameran. Produk yang dipamerkan tersebut merupakan produk unggulan yang telah melalui proses kurasi oleh tim Dekranasda Jawa Barat.

“Ini yang pertama PKJB memperkenalkan produk-produk unggulan dari berbagai UKM se-Jabar dan sudah diperiksa oleh Dekranasda Jabar, sudah dikurasi mana yang pantas dijual dan di-display sesuai kualitasnya,” ucap Irfan pada wartawan, Kamis (24/10).

Berbeda dengan gelaran sebelumnya, tahun ini ajang PKJB dibuat berbeda. Ketua Dekranasda Jabar, Atalia Praratya Kamil mengatakan, bahwa penyelenggaraan PKJB yang biasa dilakukan di ruang tertutup, kini digelar di ruang terbuka tepatnya di sekitar kawasan Gedung Sate (Jalan Diponegoro, Cilamaya, Sentot Alibasa, dan Majapahit).

“Kita akan hadirkan PKJB dengan berbeda, biasanya ini digelar di gedung, tapi sekarang kita coba gelar di outdoor agar lebih luar dan bisa dilihat langsung oleh masyarakat,” kata Atalia.

Ajang PKJB tahun ini bertajuk KRAFASTIVAL 2019 dengan harapan eksistensi dari produk-produk unggulan dari UKM di Jawa Barat bisa terangkat dan dikenal masyarakat. Dalam gelarannya nanti, KRAFASTIVAL juga akan mengadakan beberapa kompetisi untuk memeriahkan acara, seperti fashion show bagi SKPD, mewarnai bagi anak-anak, dll.

Tak hanya pameran produk, PKJB yang akan berlangsung mulai Jumat (25/10) juga akan menggelar festival kuliner yang akan mengangkat makanan khas dari masing-masing kab/kota di Jawa Barat.