BANDUNG, infobdg.com – Ledakan tabung gas elpiji 3 kilogram terjadi di sebuah rumah kontrakan di Gang Kasturi III, Kelurahan Babakan Surabaya, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Rabu (4/11) sore. Insiden tersebut mengakibatkan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan bayi berusia lima bulan mengalami luka bakar.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu diduga dipicu kebocoran gas saat penghuni kontrakan hendak memasak. Ledakan cukup keras hingga membuat sejumlah barang di dalam kamar kontrakan berhamburan keluar.
Korban diketahui merupakan keluarga berinisial A (26), seorang pedagang pecel lele yang tinggal bersama istri dan anaknya. Ketiganya langsung mendapatkan pertolongan setelah kejadian dan dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.
Salah seorang warga setempat, Wiwi (34), mengaku mendengar suara dentuman keras yang disusul bunyi pecahan kaca. Ia kemudian keluar rumah untuk memastikan sumber suara tersebut.
“Saya dengar dentuman sama pecahan kaca kayak gitu. Saya langsung keluar, ngelihat kasur udah di luar, dan si Masnya yang punyanya udah keluar juga di sini sama istrinya,” ungkap Wiwi sebagaimana dilansir dari detikJabar, Rabu (4/11).

Kondisi paling serius dialami A yang disebut mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh. Sementara itu, istri dan bayi mereka mengalami luka bakar pada bagian wajah, terutama pipi dan dahi.
Melihat kondisi para korban, warga segera menghubungi layanan darurat 112 untuk meminta bantuan ambulans.
“Saya langsung telepon 112 biar cepat datang ambulans dan ditangani. Karena kan saya enggak tahu menangani orang yang luka bakar itu kayak gimana,” kata Wiwi.
Berdasarkan keterangan warga, ledakan diduga terjadi ketika korban sedang mengganti tabung gas untuk menyiapkan masakan. Saat kompor dinyalakan, tiba-tiba terjadi ledakan yang disertai sambaran api.
Wiwi menduga gas yang bocor sempat terkumpul di dalam ruangan. Kondisi pintu kontrakan yang tertutup dan sirkulasi udara yang kurang baik diduga turut memperburuk situasi.
“Kata si Mbaknya lagi ganti gas, lagi masak terus gitu. Kayaknya pintunya tertutup, mungkin sirkulasi udara kurang juga gitu kan. Mungkin dari situlah terjadi ledakan karena bocor gas itu,” bebernya.
Akibat ledakan tersebut, sejumlah barang di dalam kontrakan mengalami kerusakan. Kasur, kipas angin, hingga bagian plafon dilaporkan terdampak. Meski demikian, api tidak sampai membesar dan merambat ke bangunan lain.
Kapolsek Kiaracondong AKP M. Hardian Andriyanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut ketiga korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan.
“Ketiga korban masih menjalani perawatan di rumah sakit. Penyebab pasti ledakan gas masih proses penyelidikan,” kata Hardian.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperhatikan keamanan penggunaan tabung gas elpiji di rumah. Pemeriksaan regulator, selang, dan ventilasi ruangan perlu dilakukan untuk meminimalkan risiko kebocoran gas.***

