BANDUNG, infobdg.com – Tak hanya bertugas memadamkan api, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung juga ternyata bisa melayani masyarakat dalam mengatasi hewan liar yang masuk ke pemukiman warga.

Contohnya sepanjang 2020 ini, Diskar Kota Bandung telah berhasil menangani ular masuk pemukiman sebanyak 122 kasus.
“Tak hanya animal rescue, cincin susah keluar itu banyak (terjadi),” ujar Kabid Kesiapsiagaan Operasi Pemadam dan Penyelamatan, Yusuf Hidayat, Kamis (12/11).
Menurut Yusuf, fenomena ular masuk ke pemukiman warga diakibatkan oleh perubahan musim.
“Fenomena ular ini perubahan cuaca. Biasanya musim penghujan air itu naik atau banjir. Itu terbawa ke pemukiman dari gunung sampai sungai,” jelas dia.
“Tak hanya itu, melalui sela pintu dan saluran toilet juga bisa masuk. Ada cobra, ular welang bahkan ada ular sapi. Semua ini bahaya, kita harus waspada,” lanjutnya.
Selain ular, Diskar PB juga menangani biawak, kucing, dan sarang tawon.
“Sarang tawon itu 229 laporan. Kita terdapat laporan non kebakaran sejumlah 489 laporan sampai sekarang,” ungkap Yusuf.
Ia pun mengatakan, jika ada hewan liar dan tidak bisa menanganinya, lebih baik segera menghubungi Diskar PB. Sehingga tidak membahayakan diri sendiri. Warga yang membutuhkan bisa menghubungi bantuan Diskar PB di nomor telepon 7207113.
“Kami akan melayani dalam penanganan non kebakaran. Kalau jarak jauh kejadian kita ada UPT juga,” tandas dia.


