- Advertisement -

Kemen PPPA Upayakan Pemberdayaan Perempuan Lewat Program Pendampingan Kewirausahaan

Berita Lainnya

JAKARTA, infobdg.com – Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) menilai pandemi Covid-19 telah memperberat ketimpangan yang dirasakan oleh perempuan, terutama dalam sektor ekonomi. Lebih lanjut lagi, ketimpangan ini dapat membawa dampak jangka panjang bagi kehidupan perempuan.

- Advertisement -

“Oleh karena itu, peningkatan pemberdayaan perempuan dalam kewirausahaan menjadi peluang bersama untuk dapat keluar dari situasi krisis yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19,” jelas Menteri Bintang, saat meresmikan kolaborasi “Perempuan Kebanggaan Indonesia, Perempuan Wirausaha” di Kantor Kementrian PPPA Jakarta, Senin (8/3).

Screenshot acara “Perempuan Kebanggaan Indonesia, Perempuan Wirausaha” secara virtual, Senin (8/3).

Menteri Bintang menuturkan, kekuatan perempuan di bidang ekonomi khususnya kewirausahaan sangat besar. Berdasarkan Data Perkembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Besar di Indonesia pada 2014-2018, dari total usaha 64 juta unit usaha, 99,99% usaha di Indonesia adalah UMKM, serta lebih dari 50% usaha mikro dan kecil di Indonesia dimiliki dan dikelola oleh perempuan.

“Bagi para perempuan, pemberdayaan ekonomi tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk memperoleh pendapatan semata tetapi juga alat untuk memerdekakan diri dari jerat kekerasan dan diskriminasi yang mengikat mereka,” ujar Menteri Bintang.

Ia menuturkan, saat ini pemerintah sudah menerapkan program subsidi bunga, dukungan pembiayaan, dan juga penjaminan untuk mendukung keberlangsungan UMKM di masa pandemi. Selain itu, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) juga sedang kolaborasi pemberdayaan perempuan di Indonesia melalui program pendampingan kewirausahaan dengan PT Kalbe Farma Tbk.

Program pendampingan kewirausahaan ini rencananya akan dilakukan di 11 provinsi di Indonesia, termasuk Jawa Barat.

“Program kewirausahaan yang akan dilakukan ini berbentuk pelatihan potensi pengembangan herbal/kerajinan batik, pengembangan basic skill untuk industri rumahan, pendampingan industri rumahan dan juga pameran industri rumahan,” ujar Presiden Komisaris PT Kalbe Farma Tbk, Bernadette Ruth Irawati Setiady.

Selain itu, bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional, Menteri Bintang berharap hal ini dapat menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat bersama dalam mengawal kerja-kerja pemberdayaan perempuan, khususnya di bidang ekonomi. Sebab, upaya pemberdayaan perempuan membutuhkan bantuan dan dukungan dari banyak pihak.

- Advertisement -
710,465FollowersFollow
2,521,249FollowersFollow
41,450SubscribersSubscribe
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisement -

Kuliner Bandung

- Advertisement -