Lewat ICOBEST 2026, UNIKOM Perkuat Jejaring Internasional dan Publikasi Ilmiah Global

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) kembali memperkuat perannya dalam mendorong kolaborasi akademik global melalui penyelenggaraan International Conference on Business, Economics, Social Sciences, and Humanities (ICOBEST) 2026. Konferensi internasional yang memasuki penyelenggaraan ke-9 ini menjadi wadah pertukaran gagasan para akademisi dari berbagai negara untuk membahas beragam tantangan global yang semakin kompleks.

Digelar di Smart Building UNIKOM, Bandung, Kamis (4/6/2026), konferensi tahun ini mengangkat tema mengenai upaya menavigasi tantangan global melalui inovasi, keberlanjutan sistem, dan pertumbuhan yang inklusif. Tema tersebut dipilih karena dinilai relevan dengan berbagai persoalan yang tengah dihadapi dunia, mulai dari ketimpangan sosial, transformasi digital yang berlangsung cepat, krisis lingkungan, hingga dinamika pembangunan global.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNIKOM, Prof. Dewi Kurniasih, mengatakan bahwa berbagai persoalan tersebut membutuhkan pendekatan lintas disiplin dan lintas negara agar dapat menghasilkan solusi yang lebih komprehensif.

Menurutnya, penyelenggaraan ICOBEST tahun ini menunjukkan perkembangan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah naskah ilmiah yang diterima, tingginya partisipasi peserta, serta semakin banyaknya pembicara internasional yang hadir secara langsung.

“Tahun ini terdapat sekitar 240 paper yang masuk dari peserta internal maupun eksternal UNIKOM. Tema-tema yang dibahas juga merupakan isu yang saat ini menjadi perhatian masyarakat internasional, khususnya di bidang sosial, ekonomi, dan humaniora,” ujarnya.

Prof. Dewi menambahkan, forum tersebut diharapkan mampu melahirkan gagasan baru dan membuka peluang kolaborasi antarlembaga maupun antarnegara, termasuk dalam pengembangan model kebijakan publik yang dapat diterapkan di Indonesia.

Sementara itu, Rektor Eddy Soeryanto Soegoto menegaskan bahwa ICOBEST merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mendorong budaya riset dan publikasi ilmiah. Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan konferensi selama sembilan tahun berturut-turut menjadi bukti komitmen UNIKOM dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.

Ia menilai konferensi tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi dosen, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian kolaboratif dan publikasi internasional.

“Forum ini menjadi sarana yang mendorong sivitas akademika untuk menghasilkan karya ilmiah yang memenuhi standar internasional serta memperluas jejaring akademik dengan berbagai perguruan tinggi dunia,” katanya.

UNIKOM juga terus mendorong hasil penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi untuk dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi maupun jurnal nasional terakreditasi. Untuk mendukung hal tersebut, kampus memiliki Divisi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang bertugas membantu perlindungan karya-karya ilmiah sivitas akademika.

Ketua Pelaksana ICOBEST 2026, Senny Luckyardi, menjelaskan bahwa isu keberlanjutan menjadi salah satu fokus utama konferensi tahun ini. Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi dunia yang tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konflik geopolitik, perubahan iklim, hingga ketidakpastian ekonomi global.

Pada penyelenggaraan kali ini, UNIKOM juga mencatat capaian penting melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan University of Dubrovnik. Kerja sama tersebut mencakup program studi lanjut, publikasi bersama, serta riset kolaboratif.

Senny menjelaskan, kerja sama tersebut menjadi yang pertama antara UNIKOM dan perguruan tinggi asal Kroasia tersebut. Inisiatif ini berawal dari salah satu dosen UNIKOM yang tengah menempuh studi doktoral di sana dan diharapkan dapat memperkuat kolaborasi akademik kedua institusi pada masa mendatang.

Melalui penyelenggaraan ICOBEST 2026, UNIKOM berharap dapat terus memperluas kontribusi akademiknya di tingkat internasional sekaligus menghadirkan solusi berbasis penelitian untuk menjawab berbagai persoalan global yang semakin dinamis.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat