BANDUNG, INFOBDG.com – Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengungkap alasan di balik keberhasilan Maung Bandung mendatangkan Mariano Peralta. Menurutnya, transfer pemain asal Argentina itu bukan semata-mata karena kekuatan finansial klub, melainkan hasil dari fondasi yang telah dibangun Persib selama beberapa tahun terakhir.
Igor mengatakan, ada dua sosok yang memiliki peran besar dalam membangun kekuatan Persib hingga mampu menjadi klub yang diminati para pemain berkualitas, yakni Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Glenn Sugita, dan penasihat (advisor) Persib, Stanley Bernard.
Menurut Igor, dukungan penuh Glenn Sugita menjadi pondasi utama bagi tim untuk menjalankan proyek pembangunan skuad.
“Pak Glenn dengan energi dan investasi luar biasanya untuk mendukung kami dalam apa yang ingin kami lakukan. Ini adalah hal pertama, ini adalah pondasinya. Tanpa hal ini, kami tidak bisa melakukan apa-apa,” kata Igor.
Selain itu, Igor juga memberikan apresiasi kepada Stanley Bernard yang bekerja di balik layar menangani proses perekrutan pemain sepanjang musim. Mantan pesepakbola yang juga pernah menjabat CEO Kuala Lumpur City FC itu disebut memiliki peran penting dalam proses negosiasi dengan para pemain.
“Hal kedua adalah Mr. Stanley. Beliau adalah orang yang mengurus seluruh perekrutan sepanjang tahun. Jadi, beliaulah yang bernegosiasi dengan para pemain,” ujarnya.
Igor menilai kemampuan Stanley Bernard dalam bernegosiasi menjadi salah satu alasan Persib mampu mendatangkan banyak pemain berkualitas sejak era Bojan Hodak hingga saat ini.
Menurutnya, meski tidak memiliki anggaran sebesar sejumlah klub lain, Persib mampu mendapatkan pemain incaran dengan biaya yang lebih efisien.
“Karena klub ini telah berkembang dalam tiga tahun terakhir, serta dengan semua pekerjaan yang dilakukan, kami berhasil mendatangkan para pemain dengan biaya yang lebih murah dibandingkan klub-klub lain,” tuturnya.
Ia menegaskan Persib bukan klub dengan kekuatan finansial tak terbatas yang bisa membeli siapa saja. Karena itu, strategi negosiasi dan reputasi klub menjadi faktor yang sangat menentukan.
“Kami bukanlah klub yang sangat kaya raya yang bisa membeli siapa saja. Namun dengan seni bernegosiasi yang dimiliki Stanley, kami berhasil mendatangkan pemain-pemain terbaik, dan Peralta adalah pemain terbaik, ke klub kami,” ucap Igor.
Menurut Igor, keberhasilan Persib dalam beberapa musim terakhir, termasuk meraih gelar juara Liga 1 secara beruntun dan tampil di kompetisi Asia, membuat nama Persib semakin diperhitungkan oleh para pemain.
Kondisi itu membuat banyak pemain tertarik bergabung bukan semata karena nominal kontrak, melainkan karena ingin menjadi bagian dari klub yang memiliki proyek besar dan budaya juara.
“Klub kami kini berada di level di mana meskipun uangnya tidak sama, pemain tetap ingin datang. Karena mereka ingin menjadi bagian dari sesuatu yang sukses, menjadi bagian dari Persib, memenangkan gelar juara, bermain di Asia, mendapatkan sesi latihan yang baik, dan segalanya,” pungkas Igor.
Dengan manajemen yang tertata rapi dan reputasi internasional yang kian menanjak sejak era Bojan Hodak, Persib Bandung membuktikan bahwa kombinasi antara kepemimpinan yang suportif dari Glenn Sugita dan kelihaian diplomasi sepak bola di balik layar dari Stanley Bernard menjadi resep utama kesuksesan tim, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.

