Bali United dan Persebaya Jadi Perbandingan, Bobotoh Ingin Persib Naik Kelas

Berita Lainnya

BANDUNG, INFOBDG.COM – Persib Bandung sedang menikmati salah satu periode terbaik dalam sejarah klub. Gelar juara berhasil diraih secara beruntun, komposisi pemain semakin kompetitif, dan Maung Bandung kembali bersiap menghadapi persaingan di level Asia.

Namun, di balik pencapaian tersebut, muncul satu isu yang belakangan ramai diperbincangkan Bobotoh di media sosial. Kali ini bukan soal transfer pemain atau strategi pelatih, melainkan fasilitas yang dimiliki Persib.

Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai unggahan di X, Instagram hingga Facebook memperlihatkan semakin banyak Bobotoh yang mempertanyakan kualitas fasilitas latihan Persib. Mulai dari kondisi lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), belum adanya training center permanen, hingga fasilitas pendukung yang dinilai belum sebanding dengan status Persib sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia.

Yang menarik, tuntutan tersebut tidak lagi sebatas kritik sesaat. Dari berbagai percakapan yang berkembang, terlihat adanya perubahan ekspektasi suporter. Jika sebelumnya prestasi menjadi target utama, kini banyak Bobotoh mulai menilai kemajuan klub juga harus diikuti pembangunan infrastruktur yang memadai.

Sorotan Tak Lagi Hanya Soal Pemain

Dalam berbagai diskusi di media sosial, narasi yang paling sering muncul bukan lagi soal siapa pemain yang harus direkrut atau pelatih yang harus dipertahankan.

Sebaliknya, banyak Bobotoh mulai menyoroti pentingnya investasi jangka panjang melalui pembangunan fasilitas klub.

Kalimat seperti “Persib harus punya training center sendiri”, “Klub sebesar Persib sudah waktunya memiliki fasilitas kelas Asia”, hingga “Juara saja tidak cukup kalau infrastrukturnya tertinggal” menjadi aspirasi yang berulang kali muncul dalam berbagai unggahan.

Bagi sebagian Bobotoh, keberhasilan di atas lapangan seharusnya diiringi dengan pembangunan fasilitas latihan yang mampu menopang prestasi secara berkelanjutan.

Komentar Igor Tolic Memperkuat Perbincangan

Perhatian terhadap fasilitas latihan semakin meningkat setelah pelatih Persib, Igor Tolic, mengungkapkan bahwa lapangan latihan yang digunakan tim belum berada dalam kondisi ideal.

Menurut Igor, kualitas lapangan membuat intensitas latihan menjadi lebih berat dibandingkan jika menggunakan lapangan dengan kondisi yang lebih baik.

Pernyataan tersebut kemudian banyak dibagikan ulang oleh Bobotoh dan dianggap memperkuat kritik yang sebelumnya hanya berdasarkan pengamatan visual terhadap kondisi lapangan pendamping GBLA.

“Lapangan ini tidak ideal, sehingga segala sesuatunya sedikit lebih sulit dari biasanya. Tapi ya, mereka (para pemain persib) bekerja keras dan memberikan yang terbaik. Namun sulit bagi mereka di lapangan ini.” Keluh Igor Tolic.

Selain kondisi rumput, sejumlah suporter juga menyoroti penataan fasilitas di sekitar lapangan latihan yang dinilai masih belum rapi.

Meski demikian, Igor tidak menyalahkan pihak tertentu maupun menjadikan kondisi lapangan sebagai alasan. Ia hanya menyampaikan perlunya peningkatan kualitas fasilitas agar proses persiapan tim dapat berjalan lebih maksimal.

Bali United dan Persebaya Kerap Dijadikan Pembanding

Dalam berbagai percakapan di media sosial, nama Bali United menjadi klub yang paling sering dijadikan acuan oleh Bobotoh.

Hal itu bukan tanpa alasan. Bali United telah memiliki Bali United Training Center di Pantai Purnama, Gianyar. Fasilitas tersebut berdiri di lahan hingga 31 hektare dengan delapan lapangan berstandar internasional, dilengkapi pusat kebugaran, area pemulihan pemain, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Selain Bali United, sebagian Bobotoh juga menyinggung Persebaya Surabaya.

Meski belum memiliki training center privat seperti Bali United, Persebaya dinilai berhasil memusatkan aktivitas tim di kawasan Gelora Bung Tomo (GBT). Latihan tim utama, program sports science, pemeriksaan kesehatan pemain, hingga pembinaan usia muda dilakukan dalam satu kawasan yang terintegrasi.

Bagi sebagian Bobotoh, model seperti itu menunjukkan pentingnya memiliki pusat aktivitas tim yang lebih tertata dan mendukung proses pembinaan jangka panjang.

Sementara itu, Persib hingga kini masih memanfaatkan Stadion GBLA, lapangan pendamping untuk menunjang aktivitas latihan.

Persib Sebenarnya Sudah Memiliki Rencana

Di tengah tuntutan tersebut, manajemen Persib sebenarnya telah menyampaikan rencana pembangunan fasilitas latihan permanen.

Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, sebelumnya mengungkapkan bahwa Persib tengah mengkaji pembangunan training ground melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung. Lahan seluas sekitar tiga hingga empat hektare disebut menjadi salah satu opsi yang sedang dipersiapkan.

Di sisi lain, pengelola GBLA juga telah memberikan penjelasan mengenai kondisi lapangan utama stadion yang belakangan ramai disorot.

Melalui akun resminya, pengelola menjelaskan bahwa rumput lapangan utama memang sedang menjalani proses pemulihan setelah digunakan sepanjang musim kompetisi. Perbaikan dilakukan secara bertahap melalui penggantian rumput di sejumlah titik, perbaikan media tanam, top dressing, hingga pemupukan agar kualitas lapangan kembali optimal sebelum musim baru dimulai.

Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi yang secara khusus membahas sorotan Bobotoh terhadap kondisi lapangan pendamping maupun penataan fasilitas latihan.

Ambisi Besar Diiringi Harapan Besar

Fenomena ini menunjukkan bahwa ekspektasi Bobotoh terhadap Persib telah berkembang. Beberapa menilai, sudah sepatutnya Persib juga memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas para pemain, mengingat hal ini menjadi hal dasar yang dirasakan para pejuang dilapangan ini dalam melakukan latihan setiap hari.

Jika dahulu ukuran keberhasilan hanya ditentukan oleh prestasi di lapangan, kini banyak suporter mulai memandang pembangunan klub secara lebih menyeluruh.

Fasilitas latihan, training center, pusat kebugaran, area pemulihan pemain, hingga pengembangan akademi dinilai menjadi fondasi penting jika Persib ingin terus bersaing, tidak hanya di Liga 1 tetapi juga di kompetisi Asia.

Dengan ambisi klub yang semakin besar, harapan Bobotoh pun ikut meningkat. Kini, bukan hanya trofi yang dinantikan, tetapi juga langkah nyata membangun infrastruktur yang sepadan dengan status Persib sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia. Mimpi Kampung Persib masih terus digaungkan untuk membuat Persib bukan hanya jawara di Liga secara prestasi, namun juga dengan segala fasilitasnya.

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat