Syuting di Tengah Pestapora, Operasi Pesta Copet Hadirkan Aksi Nekat dan Persahabatan Empat Sahabat

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Film Operasi Pesta Copet, karya debut penyutradaraan musisi asal Bandung, Edy Khemod, kini resmi menyapa penonton di Kota Bandung.

Melalui rangkaian Geng Copet Keliling, sejumlah pemeran dan tim produksi hadir langsung untuk merayakan penayangan film yang telah lama dinantikan tersebut. Mereka di antaranya Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, Fauzan Lubis, serta produser Dipa Andika.

Para pemain menyapa langsung penonton Bandung di sejumlah bioskop, yakni CGV BEC Mall, Empire XXI, dan Istana Plaza Cinepolis.

Operasi Pesta Copet menjadi film perdana Edy Khemod sebagai sutradara. Selama ini, Khemod dikenal sebagai musisi melalui grup band Seringai, sekaligus sebagai show dan creative director dalam berbagai pertunjukan musik.

Lewat film ini, Khemod mengangkat keresahannya terhadap fenomena pencopetan di konser musik. Namun, cerita yang dibawa tak sekadar mengenai aksi kejahatan, melainkan juga perjalanan empat sahabat yang terdesak tekanan ekonomi dan menggambarkan persoalan sosial serta emosional.

Film ini membutuhkan waktu sekitar tiga tahun hingga akhirnya bisa tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.

Salah satu proses paling menantang dalam produksi Operasi Pesta Copet adalah pengambilan gambar di tengah kerumunan penonton festival musik Pestapora. Adegan yang direkam secara langsung di tengah puluhan ribu penonton tersebut tidak memungkinkan untuk diulang.

Produser Dipa Andika mengatakan, persiapan pengambilan gambar di Pestapora bahkan sudah dimulai sejak 2024, sementara proses syuting dilakukan pada Pestapora 2025.

“Syutingnya saat Pestapora 2025, tapi kami sudah persiapan sejak Pestapora 2024. Kami melihat panggung mana yang memungkinkan untuk menjadi bagian dari set syuting. Jadi menurut kami syuting di Pestapora adalah yang tersulit, karena itu adalah adegan yang tidak bisa mengulang,” ungkap Dipa Andika, saat press conference di Novotel Bandung, Sabtu (29/8/26).

Press Conference Film Operasi Pesta Copet di Novotel Bandung, Sabtu (29/8/26).

Edy Khemod pun mengakui sejumlah adegan menjadi tantangan tersendiri dalam proses produksi. Salah satunya adalah adegan terakhir ketika para karakter harus naik ke panggung dengan waktu pengambilan gambar yang sangat terbatas.

“Salah satu yang paling sulit dan menjadi tantangan adalah adegan terakhir di film ini, saat naik ke panggung, dengan waktu syuting yang pendek,” ujar Edy Khemod.

Iqbaal Ramadhan, selaku Produser, Pengisi OST, dan pemeran karakter “Ijal” juga menyebut tantangan dalam film ini juga saat tim harus membuat adegan latihan mencopet di sebuah konser sebelum para tokoh utama menjalankan aksinya di Pestapora. Adegan tersebut melibatkan sekitar 500 orang dalam sebuah aksi wall of death yang harus direkam berulang kali.

“Yang jadi tantangan adalah ketika geng copet ini mereka ‘latihan nyopet’ dulu di konser, sebelum datang ke Pestapora. Jadi kami membuat adegan wall of death, dan itu harus diulang berkali-kali, dengan 500 orang yang terlibat,” beber Iqbaal.

Menurut Iqbaal, Operasi Pesta Copet juga menjadi gambaran dari perkembangan budaya musik generasi saat ini. Jika era 2000-an memiliki penanda kuat melalui semangat DIY (Do It Yourself) dan independensi para musisi, ia melihat era sekarang lebih ditandai oleh berkembangnya berbagai format festival dan event musik.

“Menurut saya sekarang penandanya bukan independency-nya, tapi formatnya, festivalnya, event-nya. Betapa festival musik saat ini banyak sekali, dengan berbagai formatnya. Dan Pestapora sebagai salah satu festival paling prominent yang ada, menjadi penanda zamannya juga salah satunya bisa tergambarkan di film ini,” papar Iqbaal.

Bandung sendiri menjadi salah satu dari 11 kota yang didatangi dalam rangkaian Geng Copet Keliling yang berlangsung pada 22 hingga 31 Agustus 2026.

Selain Bandung, rangkaian ini juga menyambangi Malang, Surabaya, Sidoarjo, Solo, Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, Cirebon, Bekasi, dan Bogor.

Diproduksi oleh Imajinari bekerja sama dengan Angin Segar dan Boss Creator, Operasi Pesta Copet mengangkat cerita tentang Ijal yang diperankan Iqbaal Ramadhan bersama teman-temannya.

Terjepit persoalan ekonomi, mereka nekat melakukan aksi pencopetan di festival musik terbesar Indonesia, Pestapora. Meski memiliki premis tentang aksi copet, film ini menempatkan persahabatan sebagai inti cerita, sekaligus menghadirkan gambaran mengenai tekanan sosial dan perjuangan hidup.

Operasi Pesta Copet kini telah tayang di bioskop seluruh Indonesia sejak 27 Agustus 2026.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat