BANDUNG, infobdg.com — Aktivitas pariwisata di Jawa Barat terus menunjukkan peningkatan sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 149,69 juta perjalanan atau naik 5,78 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi untuk periode Januari-Agustus sejak 2021.
Kepala BPS Jawa Barat Margaretha Ari Anggorowati mengatakan, tingginya mobilitas wisatawan nusantara turut memperlihatkan geliat sektor pariwisata di Jawa Barat.
“Jumlah perjalanan wisnus periode Januari sampai Agustus 2026 merupakan yang tertinggi dibandingkan periode yang sama sejak 2021,” ujar Margaretha dalam Rilis Berita Resmi Statistik, Kamis (1/10/2026).
Dari total perjalanan tersebut, wilayah Bodebek dan Bandung Raya menjadi kawasan yang paling banyak dituju wisatawan nusantara. Kedua wilayah itu menyumbang 52,41 persen dari keseluruhan tujuan perjalanan wisnus di Jawa Barat.
Sementara itu, pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) juga menunjukkan peningkatan, salah satunya melalui akses transportasi udara dan kereta cepat.
Pada Agustus 2026, tercatat 308 kunjungan wisman masuk ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati. Angka tersebut meningkat 32,76 persen dibandingkan Juli 2026.
Wisatawan asal Singapura menjadi kelompok yang paling banyak datang melalui Bandara Kertajati dengan kontribusi mencapai 58,77 persen.
Selain Bandara Kertajati, Kereta Cepat WHOOSH turut menjadi salah satu jalur masuk wisatawan mancanegara ke Jawa Barat.
Sepanjang Januari-Agustus 2026, tercatat 127.885 kunjungan warga negara asing (WNA) masuk ke Jawa Barat melalui Stasiun Tegalluar, Padalarang, dan Karawang.
Stasiun Tegalluar menjadi titik kedatangan yang paling dominan dengan kontribusi mencapai 87,85 persen.
Khusus Agustus 2026, jumlah WNA yang masuk Jawa Barat melalui WHOOSH mencapai 22.189 kunjungan. Angka ini meningkat 23,65 persen dibandingkan Agustus 2025.
Pertumbuhan aktivitas wisata juga terlihat dari tingkat hunian hotel. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Jawa Barat pada Agustus 2026 tercatat sebesar 47,99 persen.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, TPK hotel bintang tersebut mengalami peningkatan sebesar 5,86 poin.
Data tersebut menunjukkan mobilitas wisatawan domestik maupun mancanegara di Jawa Barat masih mengalami pertumbuhan hingga memasuki paruh kedua 2026.***

