Yatim Jungle Survival Course 2026 Latih Karakter dan Kepemimpinan Anak Yatim di Alam Terbuka

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Rumah Yatim menggelar Yatim Jungle Survival Course 2026 bertema “Yatim Tangguh, Yatim Berdaya Saing” di kawasan Rancaupas, Kabupaten Bandung, pada 7–8 Juli 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup anak-anak yatim melalui pembelajaran langsung di alam terbuka.

Kegiatan yang diikuti puluhan anak asuh Rumah Yatim tersebut terselenggara berkat kolaborasi dengan Byond BSI, Eiger, Empower by Amartha, dan Outdoorpro. Rumor turut mendukung penyelenggaraan acara sebagai media partner.

Selama dua hari, peserta diajak keluar dari zona nyaman untuk mengikuti berbagai aktivitas yang mengasah kemampuan bertahan hidup, kepemimpinan, hingga ketangguhan mental. Beragam materi diberikan melalui pendekatan praktik langsung di alam, seperti mencari sumber air, memasak menggunakan peralatan sederhana, mengenali sumber makanan, hingga mendirikan tenda sebagai tempat berlindung.

Seluruh rangkaian kegiatan dikemas dalam bentuk permainan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan kemampuan bekerja sama, kreativitas, serta keterampilan memecahkan persoalan di lapangan.

Tak hanya dibekali keterampilan survival, peserta juga mendapatkan materi kepemimpinan yang mendorong mereka mampu memimpin diri sendiri, berpikir kritis, menganalisis situasi sebelum mengambil keputusan, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan.

Sementara itu, sesi Mental Strength difokuskan untuk melatih daya tahan mental anak-anak melalui pengalaman hidup di alam terbuka dengan fasilitas yang terbatas. Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih mandiri, tangguh, dan siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Foto: Rumah Yatim

Direktur Marketing dan Komunikasi Rumah Yatim, Sani Ramdani, mengatakan program ini merupakan bagian dari transformasi pemberdayaan yang dilakukan Rumah Yatim. Menurutnya, lembaga tersebut kini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar anak-anak yatim, tetapi juga pada pengembangan karakter dan kapasitas diri.

“Rumah Yatim percaya bahwa setiap anak yatim memiliki potensi besar untuk menjadi pribadi yang tangguh dan pemimpin di masa depan. Melalui Yatim Jungle Survival Course, kami ingin membangun keberanian, jiwa kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan hidup yang akan menjadi bekal mereka menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” ujar Sani.

Ia menjelaskan, tema “Yatim Tangguh, Yatim Berdaya Saing” dipilih sebagai representasi harapan agar anak-anak binaan tidak hanya memperoleh pendidikan yang baik, tetapi juga memiliki karakter kuat, rasa percaya diri, kemandirian, dan kemampuan bersaing secara positif di tengah masyarakat.

Sani juga mengapresiasi dukungan para mitra yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Byond BSI dan Eiger atas kolaborasi yang luar biasa dalam menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak yatim. Sinergi ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap masa depan generasi yatim dapat diwujudkan melalui program-program yang berdampak dan berkelanjutan,” katanya.

Melalui program ini, Rumah Yatim berharap setiap peserta membawa pulang pengalaman baru, semangat pantang menyerah, kemampuan bekerja sama, serta keberanian untuk terus belajar dan berkembang. Program tersebut juga menjadi salah satu langkah Rumah Yatim dalam mencetak generasi yatim yang mandiri, tangguh, dan mampu berdaya saing sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat