Menyampaikan Sejarah Melalui Teknologi Digital di Museum Gedung Sate

87

BANDUNG, infobdg.com – Untuk memperkenalkan lebih banyak sejarah Gedung Sate, sejak 8 Desember 2017 telah dibuka Museum Gedung Sate. Memiliki luas 500 meter persegi, Museum Gedung Sate ini akan memfasilitasi Wargi Bandung untuk lebih mengenal sejarah Gedung Sate. Mulai dari pembangunan hingga perjuangan bagaimana bangsa Indonesia mempertahankan Gedung Sate. Semua ini akan bisa Wargi Bandung rasakan dengan sentuhan teknologi digital.

Buka mulai pukul 10.00-16.00 dan libur di hari Senin, Museum Gedung Sate ini bisa Wargi Bandung nikmati dengan harga tiket masuk hanya Rp5000 saja. Di museum ini terbagi menjadi tiga segmen yang bisa dikunjungi, yaitu prolog, eksplorasi, dan kontemplasi.

Berbeda dengan museum pada umumnya, museum Gedung Sate yang bertemakan sejarah ini akan membuat Wargi Bandung merasakan sensasi seolah terlibat pada pengerjaan Gedung Sate, dengan teknologi augmented reality. Tidak hanya itu, teknologi seperti layar sentuh yang menyajikan informasi melalui grafis menarik pun menjadi daya tarik atraksi Museum Gedung Sate.

Tentu jadi pilihan yang tepat mengisi waktu liburan bersama kelurga di Museum Gedung Sate ini. Secara tidak langsung Wargi Bandung telah membantu untuk menjaga pengetahuan sejarah agar generasi selanjutnya tetap bisa menghargai jasa pahlawan dan menjaga cagar budaya Indonesia.

Foto : travel.kompas.com | tribunnews.com 

Komentar

Total Komentar