Bandung AKB, Ojol Sudah Bisa Angkut Penumpang

Berita Lainnya

UNJANI Gelar Pengambilan Sumpah dan Janji Terhadap 201 Lulusan Prodi Profesi Apoteker

BANDUNG, infobdg.com - Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) melaksanakan pengambilan Sumpah dan Janji Apoteker terhadap 201 orang lulusan Program Studi (Prodi) Profesi Apoteker Fakultas...

Bansos Tahap II Provinsi Jabar Segera Disalurkan

BANDUNG, infobdg.com - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Barat, Dodo Suhendar, memastikan Bantuan Sosial (Bansos) Jabar tahap II akan mulai disalurkan per Kamis (9/7)....

Satreskrim Polrestabes Bandung Ungkap Kasus Penipuan Oknum Polisi Gadungan

BANDUNG, infobdg.com - Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan dengan modus tersangka mengaku sebagai petugas Kepolisian yang terjadi di...

Pemkot Bandung Masih Pertimbangkan Pembukaan Tempat Hiburan

BANDUNG, infobdg.com - Ada sekitar 10.000 orang yang ikut terdampak akibat tutupnya tempat hiburan di Kota Bandung. Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Bandung,...

BANDUNG, infobdg.com – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kota Bandung telah berakhir. Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung memutuskan untuk melanjutkan penanganan ke fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) per Sabtu (27/6).

Foto: Humas Kota Bandung

Pemberlakuan AKB di Kota Bandung nampaknya membawa angin segar untuk geliat perekonomian dengan sejumlah relaksasi. Diantaranya, bagi para pengemudi roda dua berbasis aplikasi atau jasa Ojek Online (Ojol), sudah kembali diizinkan untuk mengangkut penumpang.

“Kami akan mulai memperbolehkan ojek online untuk mengangkut penumpang dengan syarat memenuhi protokol kesehatan,” ucap Oded M. Danial, Wali Kota Bandung sekaligus Ketua Umum Gugus Tugas Covid-19, Jumat (26/6).

Mang Oded, sapaan akrabnya, akan berkoordinasi dengan perusahaan penyedia jasa ojol untuk membahas standarisasi protokol kesehatan. Sebab, pengemudi harus menerapkan protokol kesehatan. Aturan serupa juga berlaku bagi para pengemudi ojek non aplikasi.

“Kami akan memanggil para operator ojek online untuk membahas tentang standar kesehatan. Ojek pangkalan juga harus mematuhinya,” beber Oded.

Sementara itu, dikatakan Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi langkah Gugus Tugas Covid-19 yang memberikan relaksasi ojol. Sebab, sumber utama penghasilan mereka yaitu mengantarkan penumpang.

“Sangat berdampak sekali buat mereka karena ini penghasilan sehari-hari. Ini akan sangat terasa sekali dari asalnya pendapatan pengiriman barang itu jauh dibandingkan mengambil penumpang secara normal,” ujar Tedy.

Meski begitu, Teddy meminta kepada perusahaan penyedia jasa ojol untuk segera menerapkan standarisasi protokol kesehatan bagi pengemudi.

“Misalkan untuk protokol kesehatan yang harus diperhatikan adalah helm yang harus dibawa oleh penumpang. Termasuk pengemudi ojolnya juga mengedukasi ke penumpang bahwa ini demi menjaga kesehatan,” jelas dia.

“Kemudian pembersihan atau sterilkan kendaraannya sendiri harus ditunjukan dan secara rutin dan jelas disinfektan yang digunakan untuk memberikan keyakinan kepada warga dan demi kebaikan perusahaan ojolnya itu sendiri,” tutupnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...