Bandung AKB, Ojol Sudah Bisa Angkut Penumpang

Berita Lainnya

Berpusat di Pangandaran, Gempa Bumi M5,9 Dirasakan di Beberapa Daerah Jabar

PANGANDARAN, infobdg.com - Gempa bumi tektonik dilaporkan telah terjadi di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa pada Minggu (25/10) pagi, sekitar pukul 07.56 WIB. Hasil analisis...

Musim Hujan Tiba, Yana Imbau Masyarakat Tingkatkan Mitigasi Bencana

BANDUNG, infobdg.com - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap bencana hidrometrologi. Pasalnya, wilayah Indonesia akan mengalami fenomena La...

Bangkitkan Genre Slow Rock Melayu, Azmy.Z Rilis Single Perdana “Menikah”

MUSIK, infobdg.com - Meski sudah jarang, namun genre musik pop rock di Indonesia ini masih banyak penikmatnya. Kamu salah satunya bukan, Wargi Bandung? Hadir satu...

Demo Tolak Omnibuslaw, Sejumlah Massa Blokade Exit Tol Pasteur

BANDUNG, infobdg.com - Puluhan massa yang terdiri dari elemen masyarakat melakukan unjuk rasa penolakan terhadap OMNIBUSLAW hingga memblokade pintu keluar tol Pasteur, Bandung, pada...

BANDUNG, infobdg.com – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kota Bandung telah berakhir. Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung memutuskan untuk melanjutkan penanganan ke fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) per Sabtu (27/6).

Foto: Humas Kota Bandung

Pemberlakuan AKB di Kota Bandung nampaknya membawa angin segar untuk geliat perekonomian dengan sejumlah relaksasi. Diantaranya, bagi para pengemudi roda dua berbasis aplikasi atau jasa Ojek Online (Ojol), sudah kembali diizinkan untuk mengangkut penumpang.

“Kami akan mulai memperbolehkan ojek online untuk mengangkut penumpang dengan syarat memenuhi protokol kesehatan,” ucap Oded M. Danial, Wali Kota Bandung sekaligus Ketua Umum Gugus Tugas Covid-19, Jumat (26/6).

Mang Oded, sapaan akrabnya, akan berkoordinasi dengan perusahaan penyedia jasa ojol untuk membahas standarisasi protokol kesehatan. Sebab, pengemudi harus menerapkan protokol kesehatan. Aturan serupa juga berlaku bagi para pengemudi ojek non aplikasi.

“Kami akan memanggil para operator ojek online untuk membahas tentang standar kesehatan. Ojek pangkalan juga harus mematuhinya,” beber Oded.

Sementara itu, dikatakan Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, bahwa pihaknya sangat mengapresiasi langkah Gugus Tugas Covid-19 yang memberikan relaksasi ojol. Sebab, sumber utama penghasilan mereka yaitu mengantarkan penumpang.

“Sangat berdampak sekali buat mereka karena ini penghasilan sehari-hari. Ini akan sangat terasa sekali dari asalnya pendapatan pengiriman barang itu jauh dibandingkan mengambil penumpang secara normal,” ujar Tedy.

Meski begitu, Teddy meminta kepada perusahaan penyedia jasa ojol untuk segera menerapkan standarisasi protokol kesehatan bagi pengemudi.

“Misalkan untuk protokol kesehatan yang harus diperhatikan adalah helm yang harus dibawa oleh penumpang. Termasuk pengemudi ojolnya juga mengedukasi ke penumpang bahwa ini demi menjaga kesehatan,” jelas dia.

“Kemudian pembersihan atau sterilkan kendaraannya sendiri harus ditunjukan dan secara rutin dan jelas disinfektan yang digunakan untuk memberikan keyakinan kepada warga dan demi kebaikan perusahaan ojolnya itu sendiri,” tutupnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...