Bandung Raya Makin Terik, Suhu Tembus 35 Derajat Celsius

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Cuaca panas menyengat dirasakan warga Bandung Raya sepanjang Oktober 2026. Suhu udara di wilayah ini dilaporkan mencapai 35 derajat Celsius, seiring minimnya tutupan awan dan meningkatnya intensitas radiasi matahari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor atmosfer, termasuk posisi semu matahari yang berada di sekitar wilayah Jawa pada periode September hingga Oktober.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi, Asri Rachmawati, menyebut suhu udara di Bandung mengalami peningkatan dalam beberapa hari pengamatan. Suhu maksimum yang tercatat pada 8 Oktober mencapai 31,4 derajat Celsius, kemudian meningkat hingga 35 derajat Celsius pada 14 Oktober 2026.

“Jadi, benar yang dirasakan bahwa di Bandung rasanya lebih panas,” ujar Asri, dilansir dari JPNN, Sabtu (17/10).

Selain posisi matahari, minimnya pertumbuhan awan pada siang hari membuat sinar matahari lebih leluasa mencapai permukaan bumi. Kondisi ini menyebabkan paparan panas terasa lebih kuat, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

Gambar Ilustrasi

Prakirawan BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Edi Wibowo, menjelaskan peningkatan penerimaan radiasi matahari menjadi salah satu faktor yang membuat cuaca terasa terik selama periode tersebut.

“Fenomena lazim terjadi periode September hingga Oktober, ketika posisi gerak semu matahari berada di sekitar wilayah Jawa, membuat penerimaan radiasi matahari di wilayah Bandung Raya meningkat, terutama pada siang hari saat intensitas penyinaran berada pada tingkat tinggi,” ujar Edi.

Kombinasi temperatur udara yang tinggi dan kelembapan yang bervariasi juga dapat membuat udara terasa lebih gerah. Kondisi tersebut perlu diantisipasi, terutama oleh warga yang bekerja di lapangan, pengendara sepeda motor, serta masyarakat yang harus beraktivitas dalam waktu lama di bawah terik matahari.

BMKG mengimbau masyarakat menjaga kecukupan cairan tubuh dan menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga disarankan memanfaatkan tempat teduh dan mengurangi paparan langsung dalam waktu lama ketika cuaca terasa sangat panas.

Di sisi lain, kondisi panas tidak serta-merta meniadakan potensi hujan. Dalam prakiraan cuaca periode 16–22 Oktober 2026, BMKG masih mencatat peluang hujan di sejumlah wilayah Jawa Barat, sehingga masyarakat tetap perlu memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini.

Masyarakat dapat mengakses pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG untuk menyesuaikan aktivitas harian dan mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat