Gotrasawala Festival 2014, Bangkitkan Kebudayaan Jawa Barat

Berita Lainnya

Dadar Banjoer, Kreasi Masakan Rumahan Telor Dadar dan Kuah Gulai

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung! Mimin baru aja nemuin kuliner rumahan unik di daerah Jalan Merdeka nih, namanya Dadar Banjoer! Dari namanya aja udah pasti...

Mencicipi Olahan Ayam Tulang Lunak ala Hayam Negonk, Bikin Nagih!

KULINER, infobdg.com – Mencari kuliner Ayam Goreng di Kota Bandung sih sudah biasa. Banyak pedagang yang menjual ayam goreng hampir di setiap sudut kota,...

Accor Luncurkan Kompleks Hotel Bermerek Pertama di Bandung bersama Pullman & ibis Styles Bandung Grand Central

ARTIKEL, infobdg.com – Kota Bandung kini memiliki kompleks hotel multi-merek perdana yang menampilkan Pullman Bandung Grand Central dan ibis Styles Bandung Grand Central. Kedua...

Nyobain Kuliner Street Food ala Korea di Gildak Bandung

KULINER, infobdg.com – Semakin nge-hype nya budaya Korea di Indonesia semakin membuat kita penasaran, iya gak sih Wargi Bandung? Apalagi kalau soal jajanan pinggir...

1a.Twitter_aboutJAWA BARAT, infobdg.com – Gotrasawala Festival ini bermaksud untuk membangkitkan kembali kejayaan budaya Jawa Barat yang telah tercatat dalam sejarah dunia sejak abad 3 dengan berdirinya sebuah kerajaan besar yang sudah memiliki jalur diplomasi ke negeri Cina dan India. Selama lebih dari 1500 tahun setelah masa kerajaan kuno tsb, posisi kebudayaan Jawa Barat  dalam konteks internasional mengalami masa pasang-surut yang sangat drastis.

Pada abad ke 17, kraton Cirebon pernah mengadakan sebuah konferensi internasional bernama GOTRASAWALA yang membahas pelbagai macam masalah sejarah kerajaan di  Nusantara serta kehidupan dan penciptaan di alam semesta. Para peserta Gotrasawala berdatangan dari pelbagai negeri dan menetap di Cirebon selama 22 tahun. Hasilnya adalah puluhan manuscript yang hingga saat ini masih tersebar di beberapa tempat.

Pada masa kolonial, kota Bandung telah menjadi pusat kehidupan budaya urban yang berskala internasional sehingga kota ini mendapat julukan Parijs van Java (Paris of Java). Saat itu dinamika kehidupan budaya urban kota Bandung di tandai oleh perkembangan dalam bidang seni arsitektur, seni rupa, sastra dan musik.

Pada tahun 1970an, kota Bandung dan Cirebon kembali bergeliat melahirkan para seniman muda yang sangat progresif. Nama-nama seperti Arifin C. Noer dan Nano Riantiarno (teater), Abdul Hadi WM (sastra), Jimmy Supangkat (senirupa), dan Harry Roesli (musik) muncul dari Jawa Barat.

Dalam konteks inilah, untuk yang KEDUA kalinya di tahun 2014 ini kami ingin menelusuri secara kritis dan mendalam pasang surut kebudayaan wilayah Jawa Barat serta memproyeksikan ke depan melalui sebuah perhelatan yang berjudul: GOTRASAWALA (Global Cultural Gathering) dengan konsistensi tema:  West Java in the Past, Present and Future.

Gotrasawala Festival 2014

3- 6 Desember 2014

Kasepuhan court, Alun-alun, Kasepuhan Cirebon, Indonesia

 

 

- Advertisement -

Kuliner Bandung

Dadar Banjoer, Kreasi Masakan Rumahan Telor Dadar dan Kuah Gulai

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung! Mimin baru aja nemuin kuliner rumahan unik di daerah Jalan Merdeka nih, namanya Dadar Banjoer! Dari namanya aja udah pasti...

Mencicipi Olahan Ayam Tulang Lunak ala Hayam Negonk, Bikin Nagih!

KULINER, infobdg.com – Mencari kuliner Ayam Goreng di Kota Bandung sih sudah biasa. Banyak pedagang yang menjual ayam goreng hampir di setiap sudut kota,...

Nyobain Kuliner Street Food ala Korea di Gildak Bandung

KULINER, infobdg.com – Semakin nge-hype nya budaya Korea di Indonesia semakin membuat kita penasaran, iya gak sih Wargi Bandung? Apalagi kalau soal jajanan pinggir...