Jalan Otista-Suniaraja Tetap Terapkan Buka-Tutup Jalan, Oded: Saya Utamakan Kesehatan

Berita Lainnya

Bantu Digitalisasi 350.000 UMKM, Grab Gelar Online Bazar #TerusUsaha Serentak di 16 Kota

BANDUNG, infobdg.com - Di tengah masa pandemi Covid-19, Grab Indonesia berkontribusi untuk membantu para pengusaha UMKM agar bisa terus melanjutkan usahanya. Bantuan tersebut tersalurkan...

Antisipasi Libur Panjang, Pemprov Jabar Laksanakan Operasi Gabungan ke 54 Destinasi Wisata

BANDUNG, infobdg.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat tengah melaksanakan operasi gabungan bersama pemda kabupaten/kota dan TNI/Polri. Selama lima hari libur panjang cuti bersama,...

Hari Sumpah Pemuda, Aliansi Mahasiswa Kota Bandung Gelar Aksi Unras

BANDUNG, infobdg.com - Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kota Bandung melakukan aksi unjuk rasa (unras) di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan...

Polisi Tangkap 4 Pelaku Pemalsuan Uang, Ratusan Juta Uang Palsu Diamankan

BANDUNG, infobdg.com - Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil tangkap empat orang pelaku pemalsuan uang di daerah Gegerkalong, Kota Bandung. Keempatnya berinisial AS (57), AS (38), MRS...

BANDUNG, infobdg.com – Ramainya para pedagang Pasar Baru yang ingin membuka Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista)-Suniaraja ditanggapi Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.

Foto: Humas Kota Bandung

Dikatakan Oded, bahwa sistem buka tutup jalan tak hanya menjadi keputusan Pemerintah Kota Bandung saja, melainkan hasil rembug Forkompimda Kota Bandung (Polrestabes Bandung dan Kodim 0618/BS). Hal itu berdasarkan evaluasi pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kota Bandung.

Oded pun berharap, para pedagang bisa mengerti bahwa pandemi Covid-19 masih berlangsung. Oleh karenanya, ia tak ingin makin banyak korban yang berjatuhan.

“Saya berharap mereka paham. Karena ini persoalannya Covid-19,” tegas Oded, Senin (28/9).

Buka tutup jalan yang dilakukan di Kota Bandung tidak berlangsung sepanjang hari, melainkan dengan pengaturan waktu. Waktu buka-tutup jalan antara lain, pukul 09.00-11.00 WIB, pukul 14.00-16.00 WIB, dan pukul 21.00-06.00 WIB.

Hasil rapat evaluasi AKB bersama Forkompimda pada 24 September 2020 lalu memutuskan bahwa sistem buka tutup ini perlu dilanjutkan, mengingat angka penambahan kasus Covid-19 di Kota Bandung masih relatif tinggi.

“Kemarin sudah kita rapatkan bersama Forkompimda bahwa keputusannya masih seperti itu (buka-tutup jalan),” ujar Oded.

Pada akhir Agustus 2020 lalu pun, pernah ditemukan kasus konfirmasi positif pada seorang pedagang Pasar Baru di salah satu blok. Pemkot Bandung telah membatasi aktivitas di blok tersebut selama empat hari.

Oleh karena itu, meski Oded juga ingin terus menggerakkan ekonomi Kota Bandung, ia tetap akan mengutamakan kesehatan masyarakat, termasuk pedagang dan pembeli di Pasar Baru.

“Saya lebih mengutamakan faktor kesehatan,” tandas dia.

 

- Advertisement -

Kuliner Bandung

Nasi Uduk Mak Ratu: Tempat Baru Menikmati Nasi Uduk di Bandung

BANDUNG, infobdg.com - Buat Wargi Bandung yang pengen makan siang pakai nasi uduk, pas banget nih, karena ada tempat nasi uduk baru bernama Uduk...

TeKoSu, Perpaduan Teh, Kopi, dan Susu Ala Tea Drink Yaa!

KULINER, infobdg.com - Berbagai olahan minuman kini jadi variatif ya Wargi Bandung! Setelah kemarin ramai dengan minuman thai tea dan dalgona kopi, sekarang udah...

Menyantap Masakan Rumahan Ala Kerinci di Noka Coffee & Kitchen

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung sekarang bisa banget loh kalau ingin mencicipi makanan rumahan bercitra rasa Kerinci yang berada di daerah Sumatera Barat. Telah...