Pelatih PSM Heran Kondisi Lapangan Persib: “Saya Tidak Mengerti Bagaimana Bisa Bermain di Sini”

Berita Lainnya

BANDUNG, INFOBDG.COM — Pelatih PSM Makassar, Dario Kalenzic, menyoroti kondisi lapangan yang digunakan dalam pertandingan menghadapi Persib Bandung. Menurutnya, kondisi lapangan membuat kedua tim bahkan tidak memungkinkan untuk menjalani sesi latihan sehari sebelum pertandingan.

Kalenzic menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers seusai PSM takluk 1-3 dari Persib pada laga BRI Super League. Ia mengatakan, sebenarnya dirinya lebih menyukai jika tim tamu bisa berlatih di stadion sehari sebelum pertandingan.

Namun, kondisi lapangan menjadi alasan lain yang membuatnya memahami keputusan tersebut.

“Kalau Anda bertanya apakah itu bagus atau buruk, saya lebih memilih memberikan kesempatan kepada tim tamu untuk berlatih di stadion kami. Bagi kami juga penting untuk berlatih di stadion pada malam sebelum pertandingan,” ujar Kalenzic.

Pelatih asal PSM tersebut kemudian membandingkan situasi yang dialami timnya. PSM memang tidak bermain di Makassar pada musim ini, melainkan menggunakan Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare yang berjarak sekitar 150 kilometer dari Makassar.

Menurut Kalenzic, persoalan PSM bahkan lebih kompleks karena timnya juga tidak memiliki kesempatan untuk berlatih di stadion tempat mereka menjalani pertandingan kandang.

“Seperti yang kalian tahu, kami bermain bukan di Makassar, tetapi di Parepare. Jaraknya sekitar 150 kilometer dari Makassar. Namun, kami juga tidak bisa berlatih di sana. Kami juga tidak punya kesempatan untuk berlatih di Parepare. Artinya, sepanjang musim kami tidak bisa berlatih di stadion tersebut,” katanya.

Meski demikian, setelah melihat langsung kondisi lapangan Persib sehari sebelum pertandingan dan pada hari pertandingan, Kalenzic mengaku memahami mengapa latihan tidak dapat dilakukan di sana.

“Kalau saya bisa memilih, saya akan selalu memilih berlatih di stadion pada malam sebelum pertandingan. Tetapi saya juga harus mengatakan, jika saya melihat lapangan di sini sehari sebelum pertandingan dan hari ini, saya memahami bahwa Anda tidak bisa berlatih di lapangan ini,” ucapnya.

Kalenzic bahkan mempertanyakan bagaimana pertandingan tetap dapat dimainkan di atas kondisi lapangan tersebut.

“Saya juga tidak mengerti bagaimana kami bahkan bisa bermain di lapangan ini,” tuturnya.

Kritik tersebut kemudian diikuti dengan harapan Kalenzic agar Persib memiliki fasilitas lapangan yang lebih baik. Ia menilai hal tersebut penting mengingat status Persib sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia.

“Saya berharap Persib Bandung memiliki lapangan yang jauh lebih baik karena Persib Bandung adalah salah satu klub terbesar, mungkin klub terbesar di Indonesia,” kata Kalenzic.

“Menurut saya, untuk reputasi klub, mereka harus memiliki lapangan yang jauh lebih baik.”

Terlepas dari persoalan lapangan, Kalenzic tetap memberikan apresiasi terhadap Persib atas kemenangan yang diraih. PSM sempat unggul pada babak pertama, tetapi Persib mampu membalikkan keadaan setelah turun minum.

Kalenzic menyebut timnya kehilangan ketajaman di awal babak kedua dan kemudian dihukum dengan dua gol dalam waktu sekitar lima menit.

“Babak kedua, Persib melakukan beberapa perubahan yang membawa perbedaan kualitas. Kami tidak setajam di babak pertama ketika keluar dari ruang ganti dan kami dihukum. Kami dihukum dalam lima menit dengan dua gol,” ujar Kalenzic.

Pada akhirnya, Persib menambah satu gol lagi dan mengunci kemenangan 3-1. Kalenzic pun menyampaikan ucapan selamat kepada pelatih Persib, Igor Tolić, sekaligus mendoakan perjalanan Maung Bandung di tengah padatnya kompetisi musim ini.

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat