Tren Kasus Covid-19 di Jabar Menurun

Berita Lainnya

Kota Bandung Belum Izinkan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga

BANDUNG, infobdg.com - Kegiatan olahraga yang melibatkan massa besar belum bisa dilaksanakan di Kota Bandung. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengingat...

Pemkot Bandung Apresiasi Kesiapan Mall Hadapi AKB

BANDUNG, infobdg.com - Secara keseluruhan, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, menilai pengelola ma dan pusat perbelanjaan telah siap menghadapi Adaptasi...

Terapkan Protokol Kesehatan, Shalat Jumat di Masjid Al Ukhuwah Khusyu

BANDUNG, infobdg.com - Setelah lama tak gelar shalat berjamaah akibat pandemi virus Corona, pada Jumat (5/6) akhirnya Masjid Al Ukhuwah kembali laksanakan shalat Jumat...

Jalan-jalan Lewat Virtual Tour Gedung Sate

BANDUNG, infobdg.com - Kapan Wargi Bandung terakhir kali jalan-jalan? Di saat pandemi seperti ini, kita belum bisa jalan-jalan, begitu juga foto-foto di Gedung Sate....

BANDUNG, infobdg.com – Berdasarkan hasil evaluasi, tren penularan Covid-19 di Jabar menurun. Hal ini terlihat dari rata-rata penambahan kasus per hari, dari 40 kasus per hari pada akhir April 2020 turun menjadi 21 kasus per hari setelah PSBB provinsi diterapkan.

Humas Jabar

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, pada Kamis (21/5). Ia memaparkan, tingkat rata-rata kematian di Jabar akibat Covid-19 juga ikut menurun, dari tujuh jiwa menjadi empat jiwa per hari. Sementara tingkat kesembuhan mencapai dua kali lipat.

Kemudian, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit mengalami penurunan, dari sekitar 430 pasien menurun menjadi sekitar 270 pasien.

PSBB tingkat provinsi di Jabar juga diklaim berhasil menekan mobilitas warga. Hal itu berdampak pada penurunan kasus baru. Sebelum PSBB tingkat provinsi berlaku, reproduksi penularan Covid-19 mencapai indeks 3 di Jabar. Kini, indeks tersebut menurun menjadi 1.

“Ini membuktikan bahwa pergerakan PSBB di Jabar sangat efektif, tapi ini tidak jaminan akan selamanya baik jika kedisiplinan tidak bisa dijaga di Jawa Barat,” tegas Emil, sapaan akrabnya.

Meski begitu, kedisiplinan warga akan ketentuan PSBB harus tetap dijaga. Oleh karenanya, Emil mengimbau kepada masyarakat Jabar untuk tidak dulu melaksanakan mudik guna menekan persebaran Covid-19.

“Tanpa mengurangi ke-khidmat-an dalam menjelang Idulfitri dan syariatnya, kami memohon warga, satu tidak mudik, kemudian mudiklah dengan digital, silahturahmilah dengan virtual, dan juga berhubung 27 kabupaten/kota tidak ada daerah warna hijau, kami merekomendasi salat Idulfitri di rumah masing-masing,” tutupnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...