Dari Bandung ke Asia Tenggara, Nubuk Bawa Tas Woven Suede Buatan Pengrajin Lokal Tembus Pasar Internasional

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Brand tas lokal asal Bandung, Nubuk, terus memperluas jangkauan pasarnya hingga Asia Tenggara. Mengandalkan koleksi woven suede yang dibuat oleh pengrajin lokal, Nubuk kini hadir di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Tak sekadar menghadirkan produk dengan desain unik, Nubuk juga melibatkan pengrajin lokal dalam setiap tahap pembuatan tas, mulai dari penyediaan bahan, proses penganyaman, hingga penjahitan.

Tas Nubuk yang sedang dalam proses anyam oleh pengrajin

Salah satu produk andalannya, tas woven suede, dibuat melalui proses pengerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi. Setiap helai bahan suede dianyam satu per satu menggunakan tangan, dengan waktu pengerjaan mencapai delapan jam untuk satu tas.

Proses tersebut menjadi salah satu keunggulan Nubuk dalam menjaga kualitas produk sekaligus memberikan nilai tambah bagi karya pengrajin lokal.

Untuk proses penganyaman, Nubuk memberdayakan pengrajin dari salah satu daerah di Tasikmalaya. Di sana, para pengrajin mengerjakan setiap tas woven suede secara manual dengan mengutamakan kerapian dan kualitas.

Di tengah persaingan industri tas, Nubuk juga terus menghadirkan inovasi desain yang menyesuaikan kebutuhan pelanggan.

Orby Bags

Setelah sukses dengan Orby yang diluncurkan pada 2024, Nubuk menghadirkan Dotty, tas dengan desain reversible yang memungkinkan penggunanya mendapatkan dua tampilan berbeda dalam satu produk.

Nubuk juga memperkenalkan Nalu, koleksi work bag berkapasitas besar yang dirancang untuk menunjang aktivitas harian, khususnya bagi mereka yang membutuhkan tas dengan ruang penyimpanan lebih luas tanpa meninggalkan sisi estetika.

Nalu Bags

Respons positif terhadap koleksi woven suede turut memperkuat posisi material tersebut sebagai salah satu produk andalan Nubuk.

Owner Nubuk Bags, Ayala Maghfira, mengatakan keberhasilan membawa produk buatan pengrajin lokal ke pasar internasional menjadi pencapaian yang membanggakan.

“Bagi kami, bisa membawa karya teman-teman pengrajin Bandung sampai ke tangan konsumen di Malaysia, Singapura, dan Brunei itu pencapaian yang sangat berarti. Ini membuktikan kalau produk buatan lokal bukan cuma bisa bertahan, tapi juga punya daya saing yang kuat di Asia Tenggara,” tutur Ayala.

Nubuk Offline Store

Menurutnya, Nubuk mendapat sambutan positif dari pelanggan di Indonesia maupun pasar internasional berkat kualitas produk dan desain yang mengusung konsep minimalist with a twist.

Konsep tersebut membuat tas Nubuk mudah dipadukan dengan berbagai gaya berpakaian, tetapi tetap memiliki detail yang menjadi ciri khasnya.

Untuk memperluas pasar, Nubuk juga aktif mengikuti berbagai event di Singapura dan Malaysia. Di Malaysia, brand ini bahkan membangun komunitas Teman Nubuk Malaysia sebagai wadah bagi para pelanggan setianya.

Sementara itu, kehadiran offline store Nubuk di By the Sea PIK turut menarik minat konsumen internasional. Produk tas lokal tersebut kerap menjadi pilihan buah tangan bagi wisatawan yang ingin membawa pulang kenang-kenangan dari Indonesia.

Koleksi Nubuk dapat diperoleh melalui website resmi, Shopee, serta toko fisik Nubuk. Produk-produknya juga tersedia untuk pengiriman ke Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat