Peringati 1 Juni, Ridwan Kamil: Pancasila Perekat Bangsa

Berita Lainnya

Begini Tata Laksana Iduladha 2020 di Jabar

BANDUNG, infobdg.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar telah mengeluarkan protokol kesehatan Idul Adha di tengah pandemi Covid-19. Protokol tersebut mengatur tata laksana bagi masyarakat,...

Siap-Siap! Pekan Depan, Tak Pakai Masker Didenda Rp100-150 Ribu

BANDUNG, infobdg.com - Pekan depan, seluruh warga Jabar yang beraktivitas di ruang publik wajib menggunakan masker. Apabila melanggar, Gugus Tugas Covid-19 Jabar akan memberlakukan...

Masuk Tahun Ajaran Baru, Disdik Kota Bandung Siapkan MPLS Online

BANDUNG, infobdg.com - Mulai hari ini, Senin (13/4), para siswa sekolah di Kota Bandung memasuki tahun ajaran baru 2020/2021. Sejalan dengan rekomendasi Gugus Tugas...

Matangkan Koordinasi, Pemkot Bandung Segera Laksanakan PSBM Hegarmanah

BANDUNG, infobdg.com - Sebagai langkah penanganan adanya temuan klaster Covid-19 di Sekolah Calon Perwira TNI AD (Secapa AD), Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung saat...

BANDUNG, infobdg.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila melalui video conference di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (1/6).

Humas Jabar

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dilakukan secara online, sebab sedang dalam situasi pandemi Covid-19.

Presiden RI, Joko Widodo, memimpin langsung upacara dari Istana Presiden Bogor. Upacara diikuti oleh seluruh kementerian, lembaga, gubernur, dan bupati/wali kota se-Indonesia.

Usai mengikuti upacara, Emil sapaan akrabnya mengatakan, bahwa Indonesia lahir dari perbedaan, mulai dari agama, suku bangsa, budaya, sampai bahasa, yang merupakan rahmat dari Allah SWT.

“Namun pendiri bangsa kita mencari persamaan dari perbedaan itu, maka disepakati Pancasila sebagai dasar ideologi kita,” kata Emil, dalam rilis yang diterima Infobdg, Senin (1/6).

Menurutnya, Pancasila adalah perekat bangsa Indonesia. Ia meminta semua warga Indonesia, khususnya warga Jabar, untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa.

“Jangan sampai tergoda oleh ideologi agama yang membuat kita tercerai-berai, dan negara bubar seperti India-Bangladesh-Pakistan. Jangan tergoda oleh ideologi berbasis suku bangsa, maka kita akan pecah seperti Yugoslavia menjadi Montenegro dan Bosnia dan negara lain disekitarnya,” ucap dia.

Presiden RI dalam amanatnya mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 ini menguji daya juang sebagai bangsa, menguji pengorbanan, kedisiplinan, kepatuhan, dan ketenangan dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat.

“Dalam menghadapi ujian tersebut kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan persatuan kita dalam mengatasi tantangan, menggerakkan rasa kepedulian untuk saling berbagi, memperkokoh kegotong-royongan untuk meringankan beban sesama,” kata Jokowi, sapaan akrab Presiden RI.

Jokowi berharap, nilai-nilai Pancasila bisa hadir dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kepada seluruh penyelenggara negara di pusat dan daerah agar terus meneguhkan keberpihakan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan tanpa membeda-bedakan.

“Saya juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan, saling membantu serta selalu optimis bahwa bangsa kita adalah bangsa pemenang dalam menghadapi setiap tantangan,” tandasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...