Tak Bermasker, Siap-Siap Kena Sanksi Menyapu Jalan!

Berita Lainnya

Masih Tunggu Kepastian Liga 1, GBLA Siap Jadi Markas Persib Lagi

BANDUNG, infobdg.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) siap digunakan sebagai markas Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2020, hal ini dijamin langsung...

Tergerus Sosmed Akibat Pandemi, DPR Minta Pemerintah Bantu Media

BANDUNG, infobdg.com - Pandemi Covid-19 di Indonesia dianggap berdampak memberi tekanan pada industri media. Bahkan, sektor iklan maupun kerjasama komersil yang diperoleh media semakin...

Belanja Oleh-Oleh Bandung Sambil Makan di Sprekken Cafe & Resto by Deenhag Kleppertart

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung, siapa sih yang gak tahu toko oleh-oleh Deenhag Kleppertart? Yup! Toko kue ini sudah terkenal sejak tahun 2005 dan...

Jelang September Akhir, Jabar Catat Lebih Dari 600 Ribu Pelanggaran Protokol Kesehatan

BANDUNG, infobdg.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melaporkan, bahwa hingga 26 September 2020 terdapat sebanyak 637.102 pelanggaran protokol kesehatan, baik dari perorangan maupun...

BANDUNG, infobdg.com – Hingga 14 Agustus 2020, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung akan terus menegakkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya, mengenakan sanksi secara bertahap pada masyarakat yang tidak menggunakan masker di tempat umum.

Humas Jabar

Dikatakan Sekretaris Satpol PP Kota Bandung, Slamet Agus Priono, bahwa penerapan sanksi secara bertahap yang dimaksud terdiri dari sanksi ringan, sanksi sedang dan sanksi berat.

“Tahap pertama itu sanksi ringan, teguran lisan dan teguran tertulis. Sedangkan sanksi sedang yakni jaminan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kerja sosial, artinya bersih-bersih fasilitas umum,” katanya Slamet, Kamis (6/8).

Ia menjelaskan, sanksi berat berupa pelanggaran yang dikenakan denda Rp 100.000 untuk perseorangan. Seseorang akan didenda apabila sudah melanggar sanksi ringan dan sedang. Sedangkan denda Rp 500.000, diperuntukkan bagi pemilik mall, ruko, atau toko.

“Sanksi yang berat bagi pemilik toko yaitu, rekomendasi pencabutan izin sementara dan rekomendasi pembekuan izin usaha. Itu merupakan perubahan yang signifikan dari peraturan Wali Kota,” tutur dia.

Slamet menegaskan, hingga saat ini Satpol PP Kota Bandung terus melakukan sosialisasi ke sejumlah titik. Diantaranya pasar tradisional, pasar modern, terminal, dan stasiun kereta api secara humanis dan teguran lisan.

“Kesulitannya adalah sanksi yang diberikan terhadap perorangan di klaster pasar. Baiknya sanksi yang di klaster pasar tradisional itu sanksi sosial, disuruh bersih-bersih,” ungkap dia.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...