Pasar Baru Segera Beroperasi, Ema Minta Manajemen Terapkan Standar Kesehatan Ketat

Berita Lainnya

Pemkot Bandung Rencanakan Pasar Kreatif Jadi Agenda Tahunan

BANDUNG, infobdg.com - Melihat prospek gerakan Pasar Kreatif yang sudah terlaksana di delapan mall, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana menjadikan Pasar Kreatif sebagai agenda...

Jumlah Tes CPR Jabar Penuhi Standar WHO

BANDUNG, infobdg.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melaporkan, bahwa pengetesan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan di Jabar sudah memenuhi standar Organisasi...

Brand Lokal Amble dan Wallts Kolaborasi Ciptakan Produk Bertema Anti-Bullying & Self Love

FASHION, infobdg.com - Sebagai gerakkan perlawanan atas maraknya social bullying yang terjadi saat ini, dua brand fashion lokal asal Bandung, Amble dan Wallts Wallet,...

Simulasi Vaksinasi Covid-19 Tahap I di Jabar Bakal Digelar Pekan Ini

BANDUNG, infobdg.com - Dalam rangka merespons masuknya vaksin tahap pertama yang dibeli oleh pemerintah pusat dari tiga produsen vaksin yaitu Sinovac Biotech, Sinopharm, dan...

BANDUNG, infobdg.com – Jika ingin beroperasi kembali di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Kota Bandung, para pedagang di Pasar Baru harus berkomitmen menerapkan standar kesehatan dengan ketat.



Dikatakan Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, hal tersebut harus dilakukan sebab karakteristik Pasar Baru berbeda dengan pusat perbelanjaan lainnya.

Ia menuturkan, diantara perbedaannya yakni Pasar Baru memiliki jumlah ruang dagang lebih banyak dengan jarak cukup rapat. Maka dari itu, komitmen penerapan protokol di Pasar Baru harus ekstra.

“Karena fasilitasnya beda dengan pusat perbelanjaan dan tidak bisa disamakan dengan PVJ, TSM, atau Paskal. Karena kondisinya, disiplin harus lebih keras,” terang Ema, di sela-sela meninjau Pasar Baru, Kamis (4/6).

Ema mengingatkan, seluruh elemen harus kompak menerapkan protokol kesehatan. Termasuk para pedagang, pengelola, dan petugas harus memperhatikan penggunaan masker, jaga jarak, menjaga kebersihan tangan, menggunakan pelindung muka, serta memakai pembatas di bagian pembayaran.

Para pedagang pun harus disiplin menerapkan soal protokol kesehatan kepada para pengunjung. 

“Mereka harus menjaga bahwa maksimum itu kapasitas tetap 30 persen. Kalau kondisi normal ini ada 4.000 orang maka tidak boleh lebih dari 1.500 orang. Ini harus benar kontrolnya,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, persoalan di Pasar Baru ini memiliki Pedagang Kaki Lima (PKL) yang cukup banyak. Maka, aturan serupa juga harus diterapkan secara ketat kepada para PKL. Ema menilai, penerapan protokol kesehatan maksimum kepada PKL ini cukup sulit, namun bukan hal mustahil jika Pasar Baru bisa ditutup kembali karena PKL.

“Saya berharap PKL tidak ada. Kalau pun ada, mereka harus memenuhi standar protokol dan tidak menciptakan kekumuhan,” pinta Ema.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...